*RESMIKAN GEDUNG IBADAH GEREJA EKKLESIA BUKIT ZAITUN, BUPATI YUNI : JEMAAT EKKLESIA HARUS MELAHIRKAN JIWA-JIWA YANG BAIK*

Foto : Bupati puncak Jaya ditemani oleh Pdt. Yonas Enumbi saat penguntingan Pita.

Suara Peduli : MULIA_PUNCAK JAYA (19 agustus 2022), Rasa syukur tergambar dalam wajah jemaat Gereja Ekklesia Bukit Zaitun saat mengikuti ibadah pengucapan syukur dalam rangka peresmian Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Yamo Klasis Mulia yang diresmikan langsung oleh Bupati Puncak jaya Dr. Yuni Wonda, S.IP, MM.

Hadir dalam peresmian tersebut Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM didampingi Ketua DPRD Zakaria Telenggen, Asisten Bid.Pembangunan & Ekonomi Esau Karoba, S.Pak, M.Si, Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H, S.I.K, M.H, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Denny Salurerung, S.Sos bersama Danyon 113/Jaya Sakti dan Danyon 301/Prabu Kian Santang serta perwira TNI/Polri.

Turut hadir Ketua Klasis GIDI Mulia Pdt. Telius Wonda, Wakil Ketua Wilayah Yamo Pdt. Yonas Enumbi, S.Th, Ketua Wilayah Yamo Pdt. Yason Wonda, Pimpinan Denominasi Gereja dan Masjid serta pejabat Eselon II dan III.

Dalam khotbahnya Pdt. Yonas Enumbi menyampaikan “Kehidupan jemaat ekklesia harus mengikuti firman Tuhan yang menjadi tema hari ini yaitu ,Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka (Matius 18:20)” jelasnya

Dengan demikian, benarlah bahwa gereja bukanlah soal gedung, karena Firman Tuhan sendiri berkata bahwa “Bait Allah itu ialah kamu” (1 Korintus 3:17). “Saudara adalah gereja, maka saudara dapat memuji Tuhan dimanapun saudara berada. Damai dan ketenangan ibadah itu ada dalam hati kita, ketika kita menyadari bahwa kita adalah gereja-Nya, bait kudus-Nya, tempat kediaman-Nya” tutur Pdt. Yonas.

Seusai ibadah, Bupati Puncak Jaya beserta Ketua DPRD, Dandim 1714/PJ, dan Kapolres Puncak Jaya tampil dihadapan para jemaat ekklesia ikut menyanyikan puji-pujian.

Dalam kesempatan itu Bupati Yuni menyampaikan sambutannya langsung mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah hadir dalam peresmian gereja ekklesia. “Pembangunan gereja di Kabupaten Puncak Jaya sangat penting dan wajib, mulai hari ini jemaat harus meningkatkan pelayanan ibadah. Menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah ini” ucap Bupati Yuni.

“Kedepannya tantangan akan semakin berat untuk dihadapi, saya minta kepada penasihat gereja untuk selalu melakukan evaluasi dalam pelayanan agar dapat melihat perkembangan jemaat yang hadir untuk mengikuti ibadah. Karena peran gereja merupakan hal yang sangat penting untuk menjalin kerjasama dengan Pemerintah, TNI dan Polri” jelas Bupati.

Dirinya berharap agar bertumbuhan jemaat ekklesia kedepannya akan melahirkan jiwa-jiwa generasi yang baik.

Senada dengan itu Pdt. Telius juga berpesan kepada seluruh jemaat ekklesia, agar senantiasa berpegang kepada hal yang baik.

Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Puncak Jaya didampingi Ketua DPRD Puncak Jaya, serta pembukaan pintu oleh Ketua Klasis Mulia yang sudah dinanti lama disambut tangis haru masyarakat dan jemaat gereja.

Ditemu Pers setelah peresmian, Bupati menegaskan sinergi adalah prioritas utama. “Mayoritas daerah ini adalah GIDI untuk itu tempat ini merupakan tempat yang sangat sakral, pelayanan Firman Tuhan telah menyebar luas disegala tempat untuk itu diharapkan kepada kita semua untuk menjaga kebersamaan yang ada. Kami pemerintah sangat mengutamakan sinergi dengan Gereja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Gereja ini merupakan jawaban kerinduan bagi masyarakat agar lebih dekat dengan Tuhan” ujarnya.

Menutup wawancaranya, Bupati menyampaikan “Pemerintah akan selalu hadir dalam segala bentuk pembangunan begitupun dengan peresmian gedung gereja hari ini. Mulai hari ini kita harus bangkit untuk membangun sinergi antara pimpinan gereja dan pemerintah daerah” pungkasnya.

Kegiatan peresmian pun diakhiri dengan makan bersama oleh masyarakat beserta Bupati dan rombongan dan jemaat.

Yang menarik adalah posisi gereja yang dibangun diatas perbukitan menampilkan pemandangan Kota Mulia yang indah dari ketinggian. Jalan berupa tangga seribu yang panjang menuju gereja menjadi spot yang menarik sekaligus memberikan tantangan tersendiri. (*)

#prokompimpj
#gidipapua
#papuadamai

Publish:suarapeduli

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer