KMPPJ MEMILIH INDEPENDEN DAN MEMINTA PEMKAB PUNCAK JAYA MENGUTAMAKAN SDM.

PHOTO: PETA PAPUA YANG DIPECAH SESUAI WILAYAH ADAT. 

SUARA PEDULI : Jayapura 9 Juli 2022, Badan Pengurus Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Puncak Jaya Kota Studi Jayapura melakukan Diskusi Bebas Di Asrama Kinaonak Youtefa dengan Thema: Melihat Puncak Jaya dari Kacamata Mahasiswa dengan Fokus diskusi.
1. Tentang Penggabungan Kabupaten Puncak Jaya Ke Provinsi Papua tengah dan.
2. Dampak daripada pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya.

Diskusi dipandu langsung oleh Pengurus KMPPJ dalam Hal ini Ketua dan Sekretaris KMPPJ, dan dihadiri oleh Anggota dan Dewan senior serta alumni.

Diskusi berjalan dengan baik karena kesempatan diberikan seluas-luasnya untuk mahasiswa yang hadir menyampaikan pendapat mereka tentang thema diskusi tersebut. Banyak hal yang dibahas tentang penggabungan kabupaten Puncak Jaya ke Provinsi Papua Tengah bukan bergabung ke papua pengunungan.  Dan tentu berbagai pendapat telah disampaikan Dan sepanjang diskusi telah mengemukakan berbagai faktor dan alasan yang didiskusikan bersama namun karena produk undang undang sudah disahkan maka  mau dan tidak kami akui kabupaten Puncak Jaya bergabung dengan Provinsi Papua Tengah Berdasarkan wilayah administrasi. Hal ini menjadi suatu yang didiskusikan oleh mahasiswa puncak Jaya. 

Namun disisi lain juga menjadi pertimbangan mahasiswa yaitu masalah panggung politik , tentunya memang agak sulit karena  karir para politikus di provinsi dalam hal ini para legislator menjadi suatu perhatian mahasiswa dan menjadi salah satu diskusi yang menarik dibahas oleh mahasiswa. Sebab para politisi senior merasa dirugikan dimana selama ini juga mendapatkan suara dari Kabupaten Tolikara. Karena sebagaimana  Kabupaten Tolikara Masuk di papua Pengunungan sedangkan Puncak Jaya masuk di Papua Tengah dengan demikian untuk mendapatkan penambahan suara menjadi pertimbangan para politisi. 

Oleh Karena itu mahasiswa tidak mau terlibat dalam dua kelompok yang menentang dan juga menerima Puncak Jaya masuk ke provinsi papua tengah. Mahasiswa sesalkan kenapa setelah sah baru ini diperdebatkan karena sebelumnya sudah tahu lalu tidak melakukan protes di media masa, agar dipertimbangkan. Namun setelah begini baru bicara jadinya percuma karena “Ibarat Nasi Sudah Jadi Bubur, Tidak mungkin bisa kembali menjadi Nasi “.

Mahasiswa Kota studi Jayapura mengambil sikap Independen dan mahasiswa tidak ingin terlibat dalam politik praktis. Tapi Atas Nama Mahasiswa Kota studi Jayapura meminta kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya bahwa Harus memprioritaskan Sumber Daya Manusia (SDM) Puncak Jaya agar mampu bersaing di semua bidang-bidang yang ada nantinya.

Saat ini penting adalah pertumbuhan SDM, untuk itu pemerintah harus bisa memprioritaskan terlebih lagi kepada jurusan-jurusan yang penting dimana membutuhkan biaya yang besar. Karena manusia yang dibangun dahulu baru membangun yang lain-lain.

Demikian hasil diskusi mahasiswa sebagaimana untuk diketahui dan juga untuk menjadi bahan masukan untuk pemerintah kabupaten puncak Jaya dalam pembangunan sumber Daya Manusia. 

Editor: Suarapeduli.

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer