BEASISWA LEWAT SISTEM REKENING, MAHASISWA PUNCAK JAYA DIMINTA SELESAIKAN STUDI TEPAT WAKTU*

*BEASISWA LEWAT SISTEM REKENING, MAHASISWA PUNCAK JAYA DIMINTA SELESAIKAN STUDI TEPAT WAKTU*

Mulia- Sejak mencuat beberapa pekan lalu terkait aspirasi mahasiswa Asal Puncak Jaya yang mengeluhkan lambatnya beasiswa untuk Mahasiswa, Dinas Sosial Puncak Jaya lakukan hal baru dalam penyaluran.

Berlokasi di Bank Papua Cabang Mulia, hadir mewakili Bupati Puncak Jaya Asisten Bid. Pemerintahan dan Kesra Yahya Wonorenggo, S. IP serta Kabid Bantuan Sosial Yotius Wonda, S.IP didampingi Kepala Bank Papua Albert Rumbino gelar konferensi pers penyaluran beasiswa Mahasiswa Asal Puncak Jaya, Senin (23/8).

Di kesempatan itu dilakukan penyerahan Nota Kesepahaman (MOU) antara Pemda Puncak Jaya dan pihak Bank Papua Cabang Mulia.

Kendati wabah Covid-19 belum usai, Dinas Sosial dan Bank Papua berkomitmen untuk tetap menyalurkan Beasiswa di Seluruh Indonesia tepat waktu dan seusai ketentuan. Upaya percepatan pencairan beasiswa harus dilakukan untuk membantu mahasiswa tetap berkuliah dengan tenang dan lancar. Hal ini dikarenakan beban mahasiswa yang harus mengikuti perkuliahan virtual tetap harus membayar SPP oleh pihak kampus yang tidak memberikan dispensasi keterlambatan pembayaran.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Dinas Sosial selaku OPD pelaksana menyebutkan mekanisme penyaluran dana beasiswa (OTSUS Papua) yang biasanya melalui wessel yang langsung ditangani dinas terkait kali ini agak berbeda. Penyaluran kali ini langsung didistribusikan melalui rekening mahasiswa sehingga dana dapat diterima tanpa adanya perantara. Upaya ini dilakukan guna menghindari penyaluran yang tidak tepat atau salah sasaran.

Tentunya langkah itu menjadi angin segar bagi para mahasiswa yang selama ini harus menunggu distribusi beasiswa yang biasanya terlambat guna memenuhi keperluan studi.

Mewakili Kepala Dinas Sosial, Yotius Wonda,S.IP menyampaikan “Kita bersyukur UU Otsus baru telah berlaku sehingga penyaluran bantuan beasiswa ini dapat dilanjutkan dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Kita bekerjasama dengan Bank Papua karena alasan Covid-19 dan sistem transfer untuk lebih mempermudah penyaluran beasiswa dengan cepat ke seluruh Indonesia.” Ujar Yotius.

Pihaknya berharap penyaluran beasiswa melalui sistem rekening agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu (4 Tahun) dan kembali ke Puncak Jaya. Dalam kesempatan itu pihaknya menyadari hal itu juga salah satu upaya agar penyaluran dapat transparan dan terbuka. Bahwa sesuai arahan Bupati Puncak Jaya, jajarannya juga memiliki data lengkap mahasiswa yang sedang kuliah.

Berdasarkan data jumlah mahasiswa pada tahun 2009 terdata sebanyak 1.300 lebih. Setelah dilakukan evaluasi dan pengecekan di tahun 2020 tersisa sejumlah 800 orang mahasiswa yang ril. Tahun 2021 jumlah mahasiswa meningkat menjadi 944 orang.

Senada dengan hal itu Asisten Bid. Pemerintahan, Yahya Wonorenggo, S.IP menuturkan “Penyaluran beasiswa kali ini memang agak sedikit berbeda dari sebelumnya karena pandemi Covid-19 sehingga semua regulasi dan ketentuan yang dilaksanakan dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan baik ditingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten harus disesuaikan. Dana bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang kita salurkan kali ini bersifat langsung melalui rekening” ucap Yahya.

“Mereka yang lebih dari 4 Tahun karena kuliah tidak benar atau ada laporan, sesuai perintah Bupati terpaksa kami harus coret dari database penerima manfaat. Jadi adik mahasiswa dikota studi tetap fokus saja belajar dengan benar. Urusan beasiswa sudah ada instansi yang menangani” Ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan nominal bantuan beasiswa untuk mahasiswa yakni Rp. 3 juta untuk triwulan 1 dan 2. Selanjutnya sesuai tahapan triwulan 3 dan 4 akan menyusul jika tiba waktunya. “Penyaluran tahun ini baru berjalan tahap 1 dan 2, untuk tahap 3 dan 4 nanti akan dilakukan pada bulan November” pungkasnya.

Kepala Bank Papua Alberth Rumbino menambahkan bahwa Pihak Bank Papua sebagai Mitra Pemerintah pada prinsipnya siap mendukung mekanisme penyaluran Beasiswa sesuai tahapan dan prosedur. Hal ini dalam rangka membangun Papua khususnya Kabupaten Puncak Jaya tutupnya.

#Prokompim

Editor: Mitha SP.

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *