OTSUS PAPUA SELAMA 20 TAHUN GAGAL, JAKARTA MEMAKSAKAN OTSUS JILID II.

Gambar: Nelly Yoman,SH.

Papua: Otsus Papua dilanjutkan dengan Pemaksaan oleh Jakarta. Selamaa 20 tahun Otsus Papua diberlakukan di Papua dan Papua barat dapat di katakan bahwa keberhasilan dari implementasi Otsus Papua tidak berjalan dengan baik Karena Pasal- pasal yang ada di dalam undang-undang Otsus itu faktanya sebagian besar tidak ada penerapan di Papua.

Dan dalam persoalan ini pemerintah harus tahu kenapa OTSUS PAPUA No.21 Tahun 2021 itu lahir. Jangan sampai pemerintah salah kaprah dalam memahami konteks Otsus ini. Otsus Papua Lahir Karena Tuntutan Merdeka yang luar biasa oleh Rakyat Papua sehingga diberikan Otsus sebagai Solusi dan segala kewenangan agar orang Papua bisa mengatur diri mereka sendiri dalam sendi- sendi kehidupan mereka di Tanah mereka.

Tentunya kita mengetahui bersama isi dari pada UU OTSUS Papua itu, dan Kita bandingkan apa saja yang sudah diimplementasikan dari UU Otsus No.21 Tahun 2001 itu.

Masalah Papua sesungguhnya bukan hanya Masalah kesejahteraan dan Kesenjangan ekonomi, dan Infrastruktur itu hanya salah satu komponen dari persoalan dasar Yang ada di Papua. Cara pandang Pemerintah Jakarta terhadap Papua dilihat hanya dari sisi kesejahteraan atau Ekonomi. Pemerintah tidak pernah menjentuh akar persoalan dasar yang ada di Papua untuk menjadi bahan rujukan atau bahan evaluasi.

Pemikiran dan ketakutan pemerintah Jakarta sangat gampang alias Muda sekali terbaca, Mereka takut apabila Papua yang penuh dengan SDA ini akan memilih berpisah apabila menyetuh akar permasalahan Papua sesungguhnya. Makanya Niat pemerintah tidak pernah serius tetang mengali akar persoalan Papua.

Padahal ada yang sudah diamanatkan oleh UU Otsus no.21 tahun 2001 yang selama 20 Tahun ini tidak pernah di Implementasikan. Hanya ada satu Lembaga yang dibentuk yaitu MRP.( Mayelis Rakyat Papua). Namun demikian MRP dapat dikatakan “Ompong” karena tidak mempunyai Power/ Kekuatan disebabkan semua kewenangan kembali diambil alih oleh Jakarta dengan semena-mena.

Masyarakat Papua mengatakan dengan jujur bahwa berlakunya Otsus Papua selama 20 Tahun dinilai Gagal Total. Boleh Membeli dan membaca Dalam Buku Dr. Socratez Sofyan Yoman dengan Judul: ” Jejak Kekerasan Dan Militerisme Di Tanah Papua” hal.84 – 87 secara Gamblang mengatakan kegagalan Otsus Papua. Otonomi khusus Papua bukan Undang – undang Keuangan karena masih terdapat 23 Bab dan 70 Pasal yang di tetapkan tentang persoalan dasar di Papua. Contoh; HAM Bab. XII UU.Otsus Tidak berjalan, Bab VII, Partai Lokal tidak Ada, Bab. VIII. peraturan daerah Khusus, Daerah Provinsi dan Keputusan Gubernur tidak diimplementasikan karena Draf Perdasi dan Perdasus di tolak, Bab.IV. Kewenangan Daerah, Bab. XIV Kekuasaan Peradilan Tidak ada dan pasal lainya semua dianggap gagal. Karena UU Otsus bukan Undang undang Keuangan.

Dan apa yang mau dibanggakan dari Otsus Papua Semua aturan hanya formalitas, bagaimana juga orang mau mengikuti UU Otsus itu karena Negara Membuat UU Otsus negara sendiri yang melanggar. Mungkin ini baru pertama kali terjadi di dunia yaitu di Indonesia, negara membuat aturan untuk dilanggarnya sendiri.

Dengan Perlakuan seperti ini jelas sekali pemerintah bukan berusaha untuk membangun dan dan memperbaiki dan memperdayakan orang asli Papua tetapi pemerintah hanya ingin menguasai sumber daya alam (SDM) yang ada di Papua.

Di Tulis :
Nelly Yoman SH.
Tokoh Pemuda Papua

Editor : Mitha

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *