Syukuran Atas Keberhasilan Pilot Ali Weya Anak Tolikara (Kembu) Menyelesaikan Studi Penerbangan.

Gambar: Pilot Ali Weya Anak Tolikara (Kembu) 

SUARA PEDULI: Dalam syukuran atas keberhasilan study penerbangan atas nama pilot Ali Weya anak Kembu (Tolikara). acara yang dilaksanakan di Asei Kecil tanggal 22 September 2021. Dalam acara syukuran saya secara pribadi mengucap syukur kepada Tuhan,sebab hari ini saya bisa berdiri dengan pakaian yang berbeda, itu semua terjadi karena pertolongan Tuhan, dan secara pribadi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah provinsi Papua,dalam hal ini Gubernur dan wakil gubernur provinsi Papua,yang telah membantu kami studi penerbangan bahkan Kedokteran, sehingga kami anak2 Papua sangat tertolong. ungkapnya.

Dan lebih lanjut mengatakan harapannya program ini di lanjutkan,dan saya mewakili teman2 kuliah penerbangan menyampaikan terima kasih kepada Badan pengembangan Sumber Daya manusia (BPSDM ). dimana telah memberikan bantuan bahkan memberikan motivasi kepada kami sehingga boleh selesaikan studi dgn baik sahutnya penuh ucapan bersyukur.

Acara dilanjutkan dengan Sambutan kepala Badan Pengembangan Sumber Daya manusia, yang diwakili Kabid Beasiswa Elius Enembe.,S.Kep.,M.Kes dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Beasiswa ini sangat prioritas untuk putra/ putri terbaik 29 kabupaten kota di provinsi Papua, sehingga siapapun yang mendapat kesempatan untuk mendapatkan Beasiswa harus “fokus pada tujuan dan bisa memanfaatkan dengan baik karena, sesuai dengan aturan kuliah sarjana paling maksimal diatas 5 tahun Beasiswa akan di tutup. Oleh karena itu kesempatan ini gunakan dengan Baik kata Elius Enembe.

Syukur karena Tahun ini banyak anak-anak kita 29 kabupaten kota ada yang banyak menyelesaikan pendidikan pilot dan dokter tepat Waktu, oleh sebab itu saya mengajak kepada anak- anak Papua harus semangat dalam studi jangan membuang waktu,dan perlu banyak belajar Bahasa Inggris dengan baik karena,satu syarat yang penting untuk melanjutkan pendidikan ke Luar negeri dengan bisa berbicara bahasa Inggris karena bahasa pemersatu bangsa di dunia tutupnya.

Dalam acara tersebut juga orang tua dan hamba Tuhan mendoakan agar kedepannya dilindungi oleh Tuhan dalam pelayanannya di masyarakat.

editor. Mitha.

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *