ALUMNI BERHARAP MAHASISWA SEJAWA DAN BALI DARI PUNCAK JAYA MENYIKAPI PERDEBATAN PERSOALAN DAERAH DENGAN BAIK SEBAGAI SEORANG TERPELAJAR.

ALUMNI BERHARAP MAHASISWA SEJAWA DAN BALI DARI PUNCAK JAYA MENYIKAPI PERDEBATAN PERSOALAN DAERAH DENGAN BAIK SEBAGAI SEORANG TERPELAJAR.

Saya Atas Nama Pribadi Nelly Yoman,SH sebagai salah satu alumni se-Jawa dan Bali mengikuti dan mempelajari seksama perdebatan di Grup BPH IPMAPUJA Se- Jawa dan Bali menyangkut persoalan Daerah yang selama ini selalu ada perdebatan. Dan persoalan tersebut masih bergulir di ranah Hukum sehingga saya mau sampaikan kepada adik-adik disanah tidak mudah untuk diprovokasi oleh pihak-pihak atau oknum yang mempunyai kepentingan.

Jangan pernah percaya cerita melalui telpon seluler maupun Via SMS bahkan informasi publik yang ada di Mensos tanpa kalian sendiri mengetahui dengan pasti lalu dengan melihat pemberitaan seperti itu langsung menyikapi.

Persoalan Daerah ini biarkan orang-orang yang yang mempunyai kepentingan yang menyelesaikan. Karena kami melihat banyak sekali isu propaganda yang di bangun di media. Kakak kamu yang bicara sekalipun jangan mudah percaya jangan sampai apa yang diwakilinya menyampaikan kamu tidak tahu tapi karena kamu punya famili sehingga percaya lalu opini itu di kembangkan.

Saya tahu kalian sebagai mahasiswa maka bersikaplah sebagai seorang terpelajar. Karena Mahasiswa puncak jaya yang ada di Jayapura ini tolak ukur seluruh mahasiswa puncak jaya di seluruh Indonesia. karena jarak antara daerah dan tempat studi dekat sehingga mereka selalu terlibat dalam hal-hal seperti ini sehingga harapan saya biarkan teman-teman kalian di Jayapura saja yang memutuskan karena mereka mengikuti proses hukum ini berjalan.

Ada dua hal yang salah ditafsirkan oleh banyak orang yaitu kasus yang sementara digodok dan diproses ini persoalan Dugaan penyalahgunaan Kewenangan yang dilakukan oleh Kepala Daerah. Yang diduga merugikan Negara kurang lebihnya 160 Miliar. sedangkan kasus Pergantian Kepala Kampung dulu sudah selesai alias Final di MA. Putusan Hukum perdata sama Pidana itu jelas bedah sehingga bisa dipahami baik-baik.

Anda sebagai mahasiswa dan mahasiswi yang orang bilang maha tahu, maka saya yakin kalian bisa bedakan dengan bijak. Jangan sampai senior kamu bahkan teman kamu sendiri dengan mudah untuk memperdayai kalian dengan memuluskan jalan untuk menggapai ambisi terselubung para oknum.

sebagai Mahasiswa Mestinya Bisa membayangkan dampak yang akan ditimbulkan di daerah apabila persoalan ini dibumbui terus. Kita bisa menilai sebenarnya ini ada apa? dan juga kepentingan siapa?.

Jangan sampai sikap yang diambil oleh BPH se-Jawa dan Bali akan berdampak kembali ke Mahasiswa se-Jawa dan bali Sebelum itu saya sebagai salah satu senior kalian hanya mengingatkan jangan sampai salah dalam mengambil langkah.

KETERANGAN KASUS:
1. PROSES TUNTUTAN PENGEMBALIAN JABATAN KEPALA KAMPUNG SUDAH FINAL SEMENJAK PUTUSAN MA.
2. DUGAAN PENYALAHGUNAAN ANGGARAN PENCAIRAN DANA DESA OLEH KEPALA DAERAH SEMENTARA BERGULIR DI KEJATI PAPUA.

coba dianalisa baik poin 1 dan poin ke 2.

12/03/2021.(Mitha)

.

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *