*AJAKAN UNTUK HIDUPKAN KEMBALI KEJAJAAN RUMAH SAKIT IMANUEL MULIA KABUPATEN PUNCAK JAYA*

Foto: Rumah Sakit “IMANUEL” Mulia Kabupaten Puncak Jaya.

 

MULIA: Salah satu rumah sakit terbaik pada masanya. kita pernah menyaksikan atau pernah berobat disini, namun kita tidak perlu tervakum pada masa keajayaannya dulu. era perkembangan semakin berubah, mau dan tidak kita harus menghadapi perubahan tersebut dengan berbagai persiapan.

 

pada tahun 2000 an awal adalah masa transisi yg menyakitkan, pergolakan dan pergantian kepemimpinan dalam organisasi gereja yang tidak searah membuat Rumah Sakit Immanuel Mulia sempat terganggu hingga tahun 2015 ditutup pelayanan sepenuhnya.

 

terlalu lama vakum dan tidak adanya pengawasan yang baik sehingga Rumah Sakit Immanuel mengalami kerusakan yang sangat parah. dan membutuhkan biaya yang sangat besar untuk kembali merehab kerusakan secara fisik.

 

pada akhirnya pada tahun 2020 dibawah kepemimpinan wilayah terbaru Pdt. Yason Wonda dan Pdt. Yonas Enumbi kembali menghidupkan RS Immanuel Mulia dengan penuh keterbatasan. menunjuk Arinius Weya sebagai Direktur RS Immanuel Mulia dan Yason Elabi sebagai Ketua Yayasan.

 

kerjanya bertahap, pada maret 2021 RS Immanuel  telah dibuka pelayanannya secara resmi. pelayanan difokuskan pada poli Klinik saja sambil melakukan perbaikan. tercatat maret – Juli 2021 sudah melayani pasien kurang lebih 1000 pasien.

 

IMANUEL artinya “Allah beserta Kita”. Nama ini memiliki kuasa yang sangat besar, sejak berdirinya hingga sekarang sampai selamanya kuasa TUHAN masih bekerja di Rumah sakit ini. Kita tau bahwa pelayanan RS ini tentang misi, menyelamatkan orang sakit merupakan panggilan dengan demikian pelayanannya bukan tentang pemberian obat melalui diagnosa penyakit pada pasien saja namun menginjili agar memiliki hidupnya lebih baik dari sebelumnya. 

 

para perawat saat ini adalah orang tua didikan para misionaris dulu dan ada beberapa perawat anak muda. Sebenarnya para mantri sudah masa pensiun namun melihat kondisi Rumah Sakit saat ini kurangnya tenaga maka mereka menjadi tenaga sukarela. 

 

dengan demikian, Rumah Sakit Immanuel ini memiliki sejarah yang sangat panjang dan sangat di sayangkan bila diabaikan begitu saja. saya berharap melalui ini, anak anak Tuhan yang ada dimana saja yang memiliki hati untuk penginjilan, mari kita bantu hidupkan kembali masa kejayaannya walau tak sama seperti dulu namun dengan cara kita sendiri sesuai kondisi yang terkini dan akan datang. Dengan demikian nama Tuhan terus di Muliakan.

*Tuhan Yesus baik dulu, sekarang dan selama lamanya, amin 😇*

_(Yunison Wonerengga)_

salah satu Rumah Sakit terbaik pada masanya. kita pernah menyaksikan atau pernah berobat disini, namun kita tidak perlu tervakum pada masa keajayaannya dulu. era perkembangan semakin berubah, mau dan tidak kita harus menghadapi perubahan tersebut dengan berbagai persiapan.

pada tahun 2000 an awal adalah masa transisi yg menyakitkan, pergolakan dan pergantian kepemimpinan dalam organisasi gereja yang tidak searah membuat Rumah Sakit Immanuel Mulia sempat terganggu hingga tahun 2015 ditutup pelayanan sepenuhnya.

terlalu lama vakum dan tidak adanya pengawasan yang baik sehingga Rumah Sakit Immanuel mengalami kerusakan yang sangat parah. dan membutuhkan biaya yang sangat besar untuk kembali merehab kerusakan secara fisik.

pada akhirnya pada tahun 2020 dibawah kepemimpinan wilayah terbaru Pdt. Yason Wonda dan Pdt. Yonas Enumbi kembali menghidupkan RS Immanuel Mulia dengan penuh keterbatasan. menunjuk Arinius Weya sebagai Direktur RS Immanuel Mulia dan Yason Elabi sebagai Ketua Yayasan.

kerjanya bertahap, pada maret 2021 RS Immanuel telah dibuka pelayanannya secara resmi. pelayanan difokuskan pada poli Klinik saja sambil melakukan perbaikan. tercatat maret – Juli 2021 sudah melayani pasien kurang lebih 1000 pasien.

IMANUEL artinya “Allah beserta Kita”. Nama ini memiliki kuasa yang sangat besar, sejak berdirinya hingga sekarang sampai selamanya kuasa TUHAN masih bekerja di Rumah sakit ini. Kita tau bahwa pelayanan RS ini tentang misi, menyelamatkan orang sakit merupakan panggilan dengan demikian pelayanannya bukan tentang pemberian obat melalui diagnosa penyakit pada pasien saja namun menginjili agar memiliki hidupnya lebih baik dari sebelumnya.

para perawat saat ini adalah orang tua didikan para misionaris dulu dan ada beberapa perawat anak muda. Sebenarnya para mantri sudah masa pensiun namun melihat kondisi Rumah Sakit saat ini kurangnya tenaga maka mereka menjadi tenaga sukarela.

dengan demikian, Rumah Sakit Immanuel ini memiliki sejarah yang sangat panjang dan sangat di sayangkan bila diabaikan begitu saja. saya berharap melalui ini, anak anak Tuhan yang ada dimana saja yang memiliki hati untuk penginjilan, mari kita bantu hidupkan kembali masa kejayaannya walau tak sama seperti dulu namun dengan cara kita sendiri sesuai kondisi yang terkini dan akan datang. Dengan demikian nama Tuhan terus di Muliakan.
*Tuhan Yesus baik dulu, sekarang dan selama lamanya, amin 😇*
_(Yunison Wonerengga)_

 

Editor: N.Y.

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *