Kematian Bapa Filep Karma Suatu Misterius

Foto: Alm. Filep Karma

SUARA PEDULI; Kami melihat mayat Bapa Filep Karma di pantai Base-G, tubuhnya seperti dicabik-cabik, wajahnya penuh dengan bengkak kemerahan, lidahnya keluar, pakaian diving nya banyak robek. Mayatnya terdampar dipinggir pantai jauh dari air laut, mestinya mayat terdampar didekat air laut atau dihanyut diatas gelombang laut atau terhanyut dalam laut, lantaran beratnya mayat. Pertanyaannya, siapa yang angkat mayat taruh di pinggir pantai jauh dari air laut itu? Sedangkan air laut, gelombang nya tidak terlalu besar sampai di pinggir pantai mayat yang ditemukan warga setempat.

Dari pengamatan diatas, kami menyimpulkan bahwa kematian Bapa Filep Karma, sesuatu yang misterius dan perlu ada Tim independen pencari fakta yang harus telusuri penyebab kematian Bapa pejuang kemerdekaan Papua ini. Kami minta pemerintah atau DPRP segera bentuk Tim independen pencari fakta, sebab Bapa Filep Karma adalah Bapa untuk orang Papua, orang Indonesia. Hal ini harus dilakukan, sebab Bapa Filep Karma memperjuangkan kemerdekaan Papua Barat secara damai dan bermartabat tanpa kekerasan.

Kami juga minta, orang-orang yang ikut diving harus diminta keterangan dan kami 100% tidak puas dengan keterangan anak perempuan dari Bapa Filep Karma. Kami melihat, penjelasan putrinya tidak koheren dengan psikologi dan ucapan kata-katanya. Sepertinya, ada sesuatu yang disembunyikan oleh anak terkasih dari almarhum.

Akhir kata, kami dari Lembaga Riset Ekonomi Politik (Lempar) Papua & Peace Literacy Institut Indonesia di Papua, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapa Filep Karma. Selamat Beristirahat. Tuhan Memberkati.

Maiton Gurik, CEO dan Founder Lembaga Riset Ekonomi Politik (Lempar) Papua.

ADMIN. SP.

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer