PENDIRIAN MUSHOLLA DI TINGGINAMBUT DIPERTANYAKAN OLEH KADER GEREJA.

Foto. Secree cut YouTube akun”Penyakit” pendirian Musholla Tingginambut.

Papua : Terkait dengan Tayangan singkat Video YouTube dari akun “Penyakit” yang memuat berita tentang pendirian sebuah Mushola di distrik Tingginambut menjadi perbincangan hangat dikalangan kader Gereja dan Intelektual puncak Jaya.

Para pemimpin Wilayah dan Klasis di Kabupaten puncak jaya dinilai tidak tegas dalam melakukan penindakan terhadap Izin pendirian tempat ibadah. Banyak kader Gereja GIDI di wilayah tersebut mempertanyakan Kinerja dari pada Klasis dan Wilayah sebab tanpa sepengetahuan ataupun sudah diketahui tetapi segaja terjadi pembiaran terhadap pendirian tempat Ibadah di Distrik Tingginambut.

Sebagaimana puncak jaya adalah umat berbasis kepercayaan Nasrani atau Kristen protestan organisasi GIDI sehingga setiap pendirian tempat ibadah selain dari pada organisasi GIDI harus mendapatkan izin dari pihak bersangkutan dalam hal Ini Wilayah Yamo atau Klasis setempat.

Melihat pendirian Musholla di Tingginambut menjadi pembahasan hangat oleh Kader-Kader Gereja GIDI di setiap Grup Watshap.

Gereja sebagai penanggung jawab harus bisa bertanggungjawab untuk menjelaskan kepada semua masyarakat puncak jaya tentang pendirian tempat Ibadah ini. Karena sebagian besar pemuda dan Kader Gereja menolak pendirian Musholla tersebut.

Dalam Hal ini Gereja, Pemerintah dan Organisasi yang berbasis di mulia harus duduk bersama untuk mencari solusi lalu mengundang pihak yang bersangkutan untuk menyampaikan hasil dari pada keputusan rapat tersebut.

Sangat disayangkan hal seperti ini, padahal hal kecil seperti acara duka memasak daging babi sudah ditutup gereja dalam jangka waktu yang ditentukan sehingga jemaat ibadah di halaman Gereja tetapi anehnya hal sebesar ini tidak dapat dihiraukan oleh pimpinan Gereja di Wilayah Yamo dan Klasis yang ada di sanah. semoga hal ini bisa menjadi kekuatiran kita bersama.

Editor : Mitha.

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *