RAPAT TERBATAS ANTARA FORKOPIMDA PROVINSI PAPUA TOKOH AGAMA TOKOH ADAT SERTA TOKOH MASYARAKAT DENGAN KAPUSPEN MENDAGRI*

Photo Bersama Peserta Rapat di Hotel Swiss Bell.

Pada Hari Minggu Tanggal 27 Juni 2021 Pukul 14.00 s/d 16.00 WIT, Bertempat di Ball Room Hotel Swiss Bell Jln Pasifik Permai Dok II Kota Jayapura Telah di Adakan Rapat Terbatas Antara Kapuspen Menteri Dalam Negeri Dengan Forkopimda Provinsi Papua, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Dan Tokoh Masyarakat Dalam Rangka Membahas Sekaligus Memberikan Penjelasan Mengenai Pengangkatan Sekda Provinsi Papua Melalui Ditjen OTDA Republik Indonesia Drs Akmal Malik, M.Si. Sebagai PLH Gubernur Papua.

2. Hadir Dalam Rapat Tersebut :

a. Kapuspen Mendagri
( BENNY IRAWAN, M.Si)

b. Sekda Provinsi Papua
(DANCE YULIAN FLASY, SE., M.Si)

c. Kapolda Papua
( IRJEN POL MATIUS D. FAKHIRI, S.I.K )

d. . Kabinda Papua
( MAYJEN TNI ABDUL HARIS NAPOLEON, S.E

e.Kajati Papua
( NIKOLAS KONDOMO, SH.,MSi )

f. Kalati Papua
(HERU PURNOMO, SH.,M.Hum)

g. Irwasda Polda Papua
( KOMBES POL ALFRED PAPARE, S.I.K )

h. Direktur Intelkam Polda Papua
( KOMBES POL GUNTUR AGUNG SUPONO, S.I.K., MSi )

i. Kabid Humas Polda Papua
(KOMBES POL AHMAD MUSTOFA KAMAL, SH)

j. Danlantamal X Jayapura di Wakili
( KOL.MAR AMIR KASMAN, S.E.,MM

k. Ketua FKUB Provinsi Papua
( Pdt, LIPIUS BINILUK )

l. Ketua MUI Provinsi Papua
( KH SYAIFUL ISLAM AL PAYAGE)

3. Pukul 14.46 Wit Rapat Terbatas dimulai di dan dibuka dengan Doa bersama.

4. Pukul 14.51 Wit ucapan salam dan sambutan dari Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy:

a. Selamat siang assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, syalom dan salam sejahtera untuk kita semua, maskud dan tujuan kami melaksanakan rapat terbatas ini nanti disampaikan oleh Bapak Kapuspen , dan kami juga berdoa kepada bapak Gubernur supaya mendapatkan kesehatan.

c. Terkait beberapa isu-isu yang akan di jelaskan oleh KAPUSPEN, kita rapat sangat penting jadi sekali lagi saya minta maaf kepada seluruh tamu undangan Yang hadir saat ini.

5. Pukul 14.56 Wit penyampaian dari Kapuspen Drs. Benny Irawan.M,Si sbb:

a. Syalom, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat siang menjelang sore dan salam sejahtera.

b. Kedatangan kami ke Papua adalah ditugaskan langsung oleh bapak Kementrian Dalam Negeri, hal ini bersamaan dengan dinamika penyelenggaran pemerintahan di beberapa waktu terakhir ini.

c. Ada 3 hal pokok yang menjadi inti dari informasi yang kami sampaikan adalah Pemerintahan Pusat dan Pemerintah Provinsi mempunyai semangat yang sama untuk memastikan agar penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan sekaligus pelayanan publik di Provinsi Papua berjalan dengan sebaik-baiknya.

d. Secara khusus pada tahun 2021 ini ada dana alokasi khusus yang jumlahnya kurang lebih 400.22.000.00(empat ratus duapuluh dua milayar) dan itu dialokasikan kepada tujuh bidang pembangunan ada pertaninan,pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, pembangunan jalanjalan, irigasi dan lain-lainya.

f. Kita ingin mendorong agar betul-betul dana alokasi itu bisa dimanfaatkan seutuhnya untukembantu kebutuhan masyarakat kita, seluruh Distrik dan seluruh Kampung yang ada di Provinsi Papua.

g. Demikian juga semangatnya pemerintah daerah seperti itu jadi pemerintah daerah dalam hal ini mendorong percepatan untuk kebutuhan dokumen-dokumen dan persyaratan agar menanggulangi hal ini.

h. Dan ini yang kita mendorong semanngat yang sama antara pemerintah pusat dan daerah kemudian kita ketahui bersama bahwa isu ini menjadi konsep kita bersama di Provinsi Papua.

i. Tentunya kita juga berharap setelah penjelasan ini kita sampaikan bahwa kita bisa melaksanakan tugas itu dengan sebaik-baiknya kedepan, tidak ada lagi persoalan kekurangan pahaman dan tidak ada lagi pandangan yang diluar dari yang kita sampaikan di point pertama.

j. Bahwa pemerintah Pusat dan pemerintah Provinsi mempunyai semangat yang sama untuk melakukan pembangunan dan pemanfaatan dana alokasi khusus fisik yang jumlah sangat besar.

k. Yang ketiga saya mengajak dan kita berdoa bersama kepada Bapak Gubernur Lukas Enembe cepat sembuh dan cepat kembali ke Provinsi Papua agar bersama Pemerintah dan Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, dan Tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Papua hingga akhir masa jabatnya.

6. Penyampaian dari Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri, S.I.K sebagai berikut:

a. Bahwa penjelasan dari bapak Menteri itu sudah disampaikan oleh Kapuspen sudah jelas kita jangan, dan tentunya ini demi keberlangsungan tatah pemerintahan yang baik.

b. Yang kedua selaku Kapolda saya sudah berkomunikasi langsung dengan bapak Gubernur Papua Lukas Enembe dan juga bapa Menteri.

c. Dari Pak Lukas juga meminta kepada kita semua terutama kepada Ham Pagawak dan teman-teman masyarakat mamberamo tengah dan juga masyarakat Kabupaten Tolikara untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan.

d. Gubernur Papua meminta tidak ada lagi masyarakat yang demo-demo tang dapat menganggu keamanan di tanah Papua, sebentar lagi kita ada ivent terbesar di Papua bagaimana caranya kita harus duduk konsentrasi agar terselanggara PON dengan baik dan nyaman.

e. Dan harapan bapak Gubernur kepada masyarakat Papua yang mengatas namankan bapak Gubernur dan jangan memakai intelektual untuk melakukan hal-hal yang tidak benar jadi mari kita sama-sama masyarakat besok tidak ada yang melakukan aksi demo.

f. Karena kalau kita mengumpulkan orang banyak akan menularkan Covid 19 kepada orang yang bersama disekitar kita sehingga dari pihak Kepolisian tidak akan memberikan surat Izin untuk mengumpulkan orang banyak.

g. Dan saya pastikan apabila besok masih ada masyarakat yang mau melaksanakan aksi demo pasti mereka akan di tangkap, ini ketegasan dari pihak Polda Papua sehingga saya harap penjelasan Kapuspen dan penjelasan dari kita tadi ini bisa kembali.

h. Masyarakat yang selama ini saya sering lihat menggunakan nama Gubernur Papua untuk stop Melakukan hal yang tidak berdasar.

i. Dan juga bapak Gubernur sampaikan bahwa pemiluh Gubernur tahun 2023 jadi jangan kalian memanfaatkan hal hal yang tidak bail berarti saya sebagai Kapolda mengingatkan itu, dan saya berkomunikasi bahwa masih ada sebagian kecil masyarakat yang memanfaatkan setiap moment untuk jabatan politik, jadi mari kita pakai akal sehat kalau dia Intelektual mari kita pakai buat hal yang baik.

7. Penyampaian dari Tokoh Agama sebagai berikut:

a. Kalau kita bicara soal masalah misskomunikasi tentang Sekda sebagai PLH Gubernur Papua itu saya pikir sudah selesai tidak perlu tarik menarik agar kita kerja bersama-sama untuk besok tidak ada demo yang besar-besaran dan akhirnya Damai sehingga Papua tetap aman.

b. Yang Kedua itu kita fokus buat PON yang tadi seperti Bapak Kapolda sampaikan untuk kita semua, PON ini sudah hampir 50 lebih tahun Papua bersama Indonesia belum pernah lakukan itu di Papua dan ini hal yang perdana ada kepercayaan dari negara untuk kita selenggarakan PON yang ke XX 2021.

c. Mari kita jaga bersama-sama tanah papua dan saya yakin selaku Forkopimda dan semua masyarakat pasti akan kerja yang baik untuk mengsukseskan PON XX.

c. Dan pesan saya kepada bapak Kapolda harus tegas supaya tidak ada lagi pemalangan karena saya berpikir kita orang Papua paling taat dengan hukum yang ada di Indonesia jadi saya meminta sekali lagi kepada agar kita harus tegas dalam mengabil kebijakan.

8. Pukul 15.37 Doa Penutup yang dipimpin oleh tokoh Agama Pendeta Lipius Biniluk.

Demikian Hasil daripada rapat yang dilaksanakan.

Editor : Uchu

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *