SALAM AKAL SEHAT DARI PONDOK DAMAI PAPUA UNTUK JAKARTA.

DirgaHayu Negara Indonesia yang ke-76. Semoga Negara menyadari bahwa betapa pentingnya Dialog Damai antara Jakarta-Papua atau Papua-Jakarta. Kado dari pecinta Damai untuk Negara Indonesia ingin sampaikan satu hal saja: Dialog Kemanusiaan itu penting. Mari sementara simpan NKRI HARGA MATI dan PAPUA MERDEKA HARGA MATI itu. Lalu duduk bicara sebagai sesama manusia dihadapan yang Luhur dan Mulia demi terwujudnya Damai di Indonesia dan Papua untuk saling mengakui fakta-fakta penindasan, pelanggaran HAM berat maupun ringan dan bentk perlakuan sadis lainnya. Saatnya butuh perenungan bukan saling menindas. Mari sama-sama cari solusi dan duduk bicara, dengan melibatkan pihak ketiga yang netral.

Ingat….

Merdeka suatu bangsa itu biasa. Luarbiasa lagi kalau bangsa Melayu menghargai Kebenaran sejarah bangsa Melanesia Papua. Tetapi yang lebih berharga adalah Setiap orang yang merdeka dalam Kristus, demi memiliki kehidupan baru yang penuh dengan damai.

Perjuangkanlah untuk damaikan di pikiran, hati untuk semua orang yang penuh dengan awan-awan gelap, yang juga mengancam dialog damai. Dialog tidak membunuh siapa-pun yang duduk bicara tetapi dialog membunuh ketidakmampuan manusia untuk duduk bicara.

Salam Akal Sehat dari Pondok Damai Papua: Berilah apa yang engkau pahami tentang damai kepada bangsa yang tidak kenal Jalan Perdamaian supaya mereka berpaling dari ketidaktahuan tentang betapa pentingnya Dialog Kemanusiaan antara Jakarta-Papua atau Papua-Jakarta.

Harapannya: Jaringan Damai Papua (JDP) sudah mulai gagas dan kemudian tawarkan Dialog Jakarta-Papua sejak Bulan February th. 2010 lalu, namun janji diatas janji tidak pernah terlaksana. Semoga Jakarta jangan keras hati untuk duduk bicara “Dialog Kemanusiaan” ke depan.

Zebedeus Mote
Mahasiswa STFT Fajar Timur-Papua.

Editor: N.Y.

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *