PUTUSAN MK. SENGKETA PILKADA KABUPATEN BOVEN DIGOEL DINYATAKAN PSU DAN MENGUGURKAN PASLON BUPATI YUSAK WALUWO DAN YAKOB WAREMBA

Foto : Screenshot Sidang Mahkamah konstitusi tanggal 22 Maret 2021.

MK: Sidang Mahkamah konstitusi Republik Indonesia tentang Pembacaan Putusan sengketa pilkada PHPU 2020.

Hari Ketiga atau hari terakhir, Senin, 22 Maret 2021 telah dibacakan putusan MK secara virtual dan live tentang PHPU Pilkada 2020 yakni ada 12 Kabupaten/kota dan 1 Provinsi di seluruh Indonesia. Terdapat satu kabupaten di provinsi Papua yaitu kabupaten Boven Digoel yang ikut diputuskan.

Hasil dari pada putusan mahkamah tentang Perkara No. 132 PHPU kabupaten Boven Digoel Papua dinyatakan PSU. Pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan di Boven Digul dinyatakan akan melakukan pemilihan ulang dan MK membatalkan SK KPU Kabupaten Boven Digoel dan KPU Provinsi Papua.

Dalam sidang Mahkamah konstitusi juga telah memutuskan mendiskualifikasi bakal calon atas nama Yusak Waluwo dan Yakob Weremba sebagai peserta dalam pilkada kabupaten Boven Digoel.

Dalam Sidang pembacaan secara virtual itu MK memerintahkan KPU RI melakukan supervisi atas terlaksananya Pemilihan ulang di kabupaten Boven Digoel, bersama KPU provinsi Papua serta KPU Boven Digoel.

Dan Juga memerintahkan Bawaslu RI Bawaslu Papua serta Bawaslu Kabupaten Boven Digul harus mengawasi pelaksanaan pemilihan umum.

Lebih Lanjut Mahkamah konstitusi memerintahkan kepolisian RI dan Polda Papua serta Polres Boven Digoel sebagai keamanan untuk mengamankan pemilihan umum. Mahkamah konstitusi juga memerintahkan Tentara Nasional Indonesia dalam hal ini Kodam XVII cenderawasih untuk memberikan keamanan dalam proses pemilihan ulang yang akan di selenggarakan nantinya.

Pemilihan sendiri diperintahkan akan dilaksanakan dalam 90 hari semenjak putusan mahkamah konstitusi diputuskan dan ditetapkan sesuai hasil pemilihan ulang tanpa harus dibawa ke Mahkamah Konstitusi.

Editor : Mitha

suaraped

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *